Keberadaan subsistem distribusi pangan yang berfungsi untuk mewujudkan
sistem distribusi yang efektif dan efisien akan memungkinkan masyarakat di
seluruh pelosok mampu mengakses pangan secara fisik dan ekonomi sehingga
seluruh rumah tangga dapat memperoleh pangan dalam jumlah dan kualitas yang
cukup sepanjang waktu.
Kinerja subsistem distribusi dipengaruhi oleh kondisi prasarana dan sarana, kelembagaan dan peraturan perundangan yang berlaku di masing-masing wilayah.
Berdasarkan hasil studi kasus di Bangladesh, Khan dan Jamal (1998)
menyimpulkan bahwa di beberapa negara berkembang sistem distribusi pangannya
sangat tidak efisien dan membutuhkan biaya yang cukup tinggi, selain itu sistem
tersebut tidak dapat melindungi petani dari fluktuasi harga musiman, di sisi
lain sistem gagal untuk melindungi penduduk miskin dari kerawanan pangan
Kegiatan Distribusi pangan dapat dikatakan sebagai suatu proses
akan mengalirkan pangan dari produsen yang disertai dengan perpindahan hak
milik dan penciptaan guna, waktu, tempat dan bentuk yang dilakukan oleh lembaga
distribusi atau pemasaran dengan melaksanakan satu atau lebih dari fungsi
pemasaran.

0 comments:
Post a Comment